Alasan Kenapa Pasangan Tidak Boleh Kerja Satu Kantor


Kalian yang saat ini tengah bekerja—entah di kantor besar atau kecil—pastinya sering mendengar aturan yang menyebutkan bahwa pasangan yang sudah menikah tidak boleh bekerja di kantor yang sama. Bahkan, ada beberapa kantor yang secara tegas menindak karyawannya yang menjalin hubungan (dalam hal ini, masih dalam tahap pacaran) dengan rekan di kantor, lho. Waduh, kok bisa begitu, ya? Padahal, kalau sama-sama kerja, itu kan bisa menjadi sebuah investasi menguntungkan untuk rencana keuangan di masa depan!

Yap, tapi jangan buru-buru marah dulu, nih. Sebab, tidak semua perusahaan menerapkan peraturan yang demikian, kok. Ada juga perusahaan yang memberikan keleluasaan; pasangan suami istri boleh bekerja di satu kantor, namun berbeda divisi. Ada juga perusahaan yang membiarkan sesama karyawannya untuk berpacaran, asal tidak sampai menikah. Pokoknya, setiap perusahaan memiliki pertimbangan tersendiri tentang peraturan ini.

Nah, kalian penasaran nggak sih? Kenapa ya pasangan-pasangan ini tidak boleh bekerja dalam satu kantor?

Ternyata, setelah ditelisik, ada aturan yang mendasari ‘titah’ perusahaan tersebut, lho. Namanya UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, pasal 153 ayat (1) yang berbunyi, “Pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan pekerja/buruh mempunyai pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pekerja/buruh lainnya di dalam satu perusahaan, kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP) atau perjanjian kerja bersama (PKB)”. 

Berdasarkan aturan ini, jelaslah mengapa perusahaan memiliki dasar alasan yang kuat untuk melarang karyawannya memiliki hubungan dalam satu kantor. Selain itu, ada juga alasan-alasan lain yang cukup masuk akal untuk menjadi pondasi larangan tersebut. Ini dia daftarnya:

  1. Conflict of Interest alias Konflik Kepentingan. Ini dia nih yang paling dihindari oleh HRD dan juga petinggi-petinggi di perusahaan. Adanya suami istri dalam satu kantor bisa berujung pada konflik kepentingan. Yah, namanya juga pasangan; pastinya kita ingin memberikan yang terbaik untuk kekasih hati kita, bukan? Mulai dari memberi informasi-informasi yang sifatnya confidential, sampai membantu pasangan untuk mendapatkan keuntungan tersendiri yang bisa merugikan perusahaan! Nah, lho, ujung-ujungnya KKN, deh!
  2. Konflik Pribadi. Duh, semalam habis bertengkar hebat nih dengan si suami! Akhirnya, di kantor malah saling diam-diaman, saling menghindari, yang berakibat pada pengabaian tanggung jawab di kantor. Nah, ini dia nih yang berusaha dihindari oleh perusahaan: hadirnya konflik pribadi yang dibawa sampai ke pekerjaan. Duh, pastinya nggak enak banget, kan? Malah jadi mengganggu suasana kerja, deh!
  3. Subjektivitas. Hal ini bisa berlaku kalau salah satu dari pasangan tersebut, entah suami atau istri, menempati posisi tinggi dalam sebuah divisi. Misalnya, si istri menjabat sebagai head di Human Resources. Kemudian, si suami bekerja di divisi lain, namun posisinya tidak setinggi istrinya. Nah, penilaian dari atasan si suami bisa saja menjadi subjektif, karena memandang posisi pasangannya. Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi, apalagi kalau si suami mendadak mendapat promosi jabatan. Wah, di kantor pastinya langsung tersebar gosip tidak enak, yang menyangka bahwa si suami mendapatkan reward tersebut karena pengaruh dari istrinya.

Itu dia alasan-alasan mengapa beberapa perusahaan melarang pasangan suami istri untuk bekerja di satu kantor yang sama. Alasannya ternyata masuk akal, karena berpotensi mengganggu kenyamanan kerja dan juga merugikan perusahaan. Kalau menurut kamu sendiri, gimana?

More aboutAlasan Kenapa Pasangan Tidak Boleh Kerja Satu Kantor

Kurangi Konsumsi Kopi dengan Ini

Anda yang bekerja di office tower mega kuningan pastinya sudah akrab dengan kopi. Rasanya, tiada hari yang dilalui tanpa kehadiran secangkir kopi. Bukan hanya satu cangkir, dalam keadaan tertentu, jumlah cangkir yang dikonsumsi pun bisa bertambah tergantung dengan banyaknya pekerjaan pada hari itu. Padahal, kopi berdampak buruk pada kesehatan karena tingginya kafein yang ada di dalamnya,

Nah, beberapa waktu ini, para peneliti telah meluncurkan hasil penemuan mereka berupa alternatif minuman untuk mendongkrak semangat namun rendah kafein. Hmmm, apa saja ya jenis minumannya? Simak, yuk!

1. Bubuk cokelat. Anda minum kopi untuk menambah energi dan agar tidak mudah lelah? Well, percaya tidak percaya, ternyata bubuk cokelat juga memiliki kandungan yang serupa, loh! Ya, bubuk cokelat atau bubuk kokoa memiliki kandungan gizi dan tinggi dan energi yang mampu menunjang aktivitas harian kita. Segelas bubuk cokelat dan diseduh dengan air panas akan membuat Anda lebih bersemangat lagi dalam menjalani hari.
2. Air putih. Ya, air putih memang merupakan jenis minuman yang paling sehat dan bermanfaat tinggi di antara semua jenis minuman lainnya. Air putih bisa mencegah kita dari dehidrasi dan menjaga agar kita tidak mudah letih. Jangan lupa untuk minum air putih minimal dua gelas setiap paginya untuk menumbuhkan semangat aktivitas Anda.
3. Lemon dan Jeruk. Jika setiap pagi Anda merasa segar dengan bau khas dari kopi, cobalah untuk mengonsumsi lemon dan jeruk. Wangi perasan lemon dan jeruk yang segar bisa membuat Anda terjaga dari kantuk yang tersisa. Kedua buah ini bisa Anda campurkan dengan membuatnya menjadi jus atau sekadar dikonsumsi dengan cara diperas. Ingin wangi dan rasa yang lebih segar? Tambahkan beberapa potong buah mangga! Hmm, dijamin pagi Anda akan menjadi lebih berwarna dengan minuman ini.
4. Yogurt. Awali hari dengan mengonsumsi segelas yogurt alih-alih kopi. Rasa asam dari yogurt membuat mata Anda terjaga dan terhindar dari kantuk. Yogurt pun rendah kalori sehingga baik untuk Anda yang tengah menjalani program penurunan berat badan. Ditambah lagi, yogurt mudah dikombinasikan dengan apa saja sehingga Anda tidak akan bosan.

Nah, mana minuman yang paling Anda suka dari daftar di atas?
More aboutKurangi Konsumsi Kopi dengan Ini

Sosrobahu, Teknik Pembuatan Jalan Layang

Semakin padatnya jalanan saat ini oleh berbagai jenis kendaraan, membuat pemerintah semakin sering membangun jalan raya atau memperluas jalan raya yang sudah ada, sebagai cara untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Hal ini dapat terlihat dengan jelas dari banyaknya lokasi proyek yang dilengkapi dengan alat berat pembuatan dan pengaspalan jalan. Hanya saja, cara ini tidak selalu berhasil untuk mengurai kemacetan. Khususnya dilokasi dengan banyak hambatan, seperti lampu merah, rel kereta, atau pusat perbelanjaan. Untuk mengatasi masalah kemacetan di lokasi seperti ini, pembangunan jalan layang dijadikan salah satu jalan keluarnya. Jalan layang ini biasanya dibangun untuk melewati berbagai hambatan tersebut, sehingga kendaraan yang lewat tidak perlu berhenti akibat hambatan ini. Jadi, secara tidak langsung kemacetan pun akan berkurang.

Namun sayangnya, pembangunan jalan layang juga bukanlah hal yang mudah dan instan. Tidak seperti menebang pohon dengan bantuan alat berat forest harvester yang dapat selesai dalam waktu singkat. Pada saat proses pembangunan inilah jalan di lokasi proyek justru bisa mengalami kemacetan yang jauh lebih parah dari biasanya. Hal ini tidak berlaku di tahun-tahun belakangan ini saja, tetapi juga di tahun 1980-an. Yap, pada tahun itu, kemacetan sudah cukup banyak terjadi di berbagai ruas jalan jakarta, dan saat itulah pertama kalinya dikenalkan sebuah teknik pembuatan jalan layang bernama sosrobahu. Teknik yang diperkenalkan oleh Ir. Tjokorda Raka Sukawati ini, dianggap mampu mengurangi kemacetan yang terjadi saat proses pembangunan jalan layang.

Jalan layang by pass A, yaitu jalan layang yang menghubungkan Cawang hingga Tanjung priok adalah yang pertama menggunakan teknik ini. Teknik sosrobahu sendiri adalah, proses pembangunan jalan layang dengan cara memutar bagian lengan jalan (pier head) setelah proses pembuatannya selesai. Untuk yang sering lewat jalan by pass tersebut, pasti tahu dong bagian atas di setiap tiang penyangga jalan yang memiliki lebar sekitar 22 meter? Bagian tersebutlah yang dinamakan pier head.
Awal proses pembuatan jalan layang dengan teknik ini sama seperti pembuatan jalan layang lainnya, yaitu pembuatan tiang penyangga (pier shaft) yang berdiri dijalur hijau. Setelah pier shaft selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah pembuatan pier head dengan bentuk searah dengan jalur hijau. Artinya, proses pembuatannya tidak akan dilakukan di atas jalan, sehingga tidak akan mengganggu kendaraan yang lewat. Setelah pier head ini selesai, barulah diputar 90 derajat dan akan berada tepat di atas jalan raya. Tentunya, memutar beton yang memiliki berat mencapai 480 ton ini bukanlah hal yang mudah. Sebelum mencobanya langsung dilapangan, Ir. Tjokroda Raka Sukawati ini terlebih dahulu mengadakan berbagai penelitian untuk memastikan teknik ini bisa digunakan.

Usahanya tidaklah sia-sia, karena cara ini terbukti sangat efektif dan digunakan untuk pembangunan jalan layang hingga saat ini. Tidak hanya itu saja, teknik ini saat ini juga banyak digunakan diberbagai negara lain. Saat ini, teknik ini telah dipatenkan dan terus dikembangkan agar menjadi semakin efektif dan efisien. (Vita)
More aboutSosrobahu, Teknik Pembuatan Jalan Layang

Lakukan Perawatan Pada Undercarrige Components

Komatsu Undercarriage Components merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam sebuah bagian alat berat. Oleh karena itu diperlukannya penggunaan undercarriage yang asli untuk semua excavator maupun dozer Komatsu.

Perawatan Undercarriage Components Komatsu
Selain itu, dibutuhkan sebuah perawatan dan pemeriksaan yang teratur untuk bagan penting dalam sebuah alat berat. Semua elemen yang terdapat undercarriage adalah komponen memiliki harga yang mahal untuk pergantiannya. Meskipun alat berat sudah diikutsertakan dalam asuransi alat berat TLO atau All risk sekalipun, bukan berarti Anda bisa mengabaikan perawatannya. Untuk memaksimalkan umur penggunaan sebuah komponen, maka wajib untuk dilakukan perawatan secara maksimal.

berikut ini beberapa tips untuk melakukan perawatan Undercarriage Components Komatsu agar dapat selalu awet dan maksimal.

  • Track Adjustment

Sangatlah penting untuk memastikan semua setingan disesuaikan dengan benar dan mengacu pada pedoman yang telah ditentukan oleh Komatsu Operation & Maintenance. Dengan standar yang telah ditentukan ini kita bisa mendapatkan informasi tentang pengaturan yang terbaik.

  • Pastikan Selalu Bersih

Sangatlah penting untuk memastikan track pada mesin selalu bersih setiap saat. Jika trek yang dilalui memiliki jalur yang kotor, basah, berlumpur, tanah maka dapat menyebabkan tingkat keausan yang semakin tinggi pada element undercarriage. Selain itu selalu memastikan membersihkan kotoran setiap kali selesai mengunakan alat berat.

  • Minimalisir Berbalik

Trek pada mesin dirancang untuk beroperasi berjalan kedepan dengan sedikit keausan, dibandingkan bila harus menjalankan secara terbalik. Pada saat berbalik dipastikan akan menyebabkan banyak keausan oleh karena peru dihindari untuk hal ini. Selain itu berjalan dengan berbalik diperlukan daya yang besar sehingga akan meningkatkan konsumsi akan bahan bakar.

  • Ketahui kondisi lapangan

Kenali kondisi lapangan tempat peralatan beroperasi. Hal ini menjadi sangat penting dalam pengoperasian sebuah alat. Untuk kondisi lahan yang keras, berpasir dan basah, akan sangat baik bila menggunakan undercarriage.

  • Lakukan Perawatan secara berkala

Pastikan selalu melakukan pemeriksaan pada komponen undercarriege minimal 6 bulan. Tentunya dengan dukungan pelanggan dari Komatsu Customer Support Sales Representative (CSSR) akan selalu melakukan layanan inspeksi pada setiap pada undercarriege akan membuat kemudahan dalam perawatan.
More aboutLakukan Perawatan Pada Undercarrige Components

Bangunan Bersejarah Milik Abramovich

Kenal dengan Roman Abramovich? Bagi Anda yang menyukai bola, nama ini tentunya tidak asing lagi. Ya, pemilik salah satu klub sepak bola terbesar di Inggris, yakni Chelsea, memang sangat tersohor. Selain karena statusnya sebagai pemilik Chelsea, Abramovich juga memiliki kekayaan yang hampir tak ternilai harganya. Tak hanya barisan-barisan properti miliknya yang tak kalah mewah dengan deretan properti Indonesia ataupun rumah mewah milik Mary Kate Olsen. Abramovich memang sering mendapat sorotan media massa karena kehebohan yang ditimbulkannya terkait keputusan dengan tim sepakbola miliknya.

Nah, baru-baru ini, Abramovich kembali mendapat sorotan publik. Pasalnya, ia hendak merenovasi rumah bersejarahnya senilai 78 juta dollar AS namun rencana tersebut ditolak oleh pemerintah. Abramovich hendak mengubah tiga rumah miliknya menjadi satu properti dan ide itu kemudian mendapat peringatan dari New York City Landmark Preservation Commission.

Peringatan itu tentunya datang bukan tanpa sebab. Bangunan yang hendak dirombak oleh Abramovich adalah bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1887-1889 dan juga 1923. Gedung yang terletak di 11, 13, 15 East 75 ini dibeli oleh Abramovich dengan maksud untuk mengubahnya menjadi satu gedung lima lantai. Ketiga gedung ini sudah lama menjadi perhatian para pecinta properti karena gaya arsitektur rumahnya yang unik. Dua gedung mengambil gaya Queen Anne yang didesain oleh William E. Mowbray dan satu gedungnya lagi bergaya neo-federal yang didesain oleh Henry Polhemus.

Abramovich berniat untuk merubuhkan fasad bangunan dan mengubahnya menjadi lebih modern. Pembatas yang ada di antara tiga gedung ini pun nantinya akan dihancurkan dan diubah menjadi satu gedung terintegrasi. Ia juga akan menambahkan rooftop di bagian atas dan ruang rahasia di bawah tanah. Bagian belakang gedung akan mengambil gaya minimalis dengan desain kaca plus perunggu yang megah serta pagar tanaman hijau yang membuat kesan natural. Dan untuk melengkapi semua fasilitas yang ada, Abramovich juga akan menambah kamar tidur utama, kolam renang, tempat sauna, galeri seni, lift hidrolik, dan berbagai fasilitas mewah lainnya.

Sayangnya, semua rencana tersebut kandas di tengah jalan. Abramovich dinilai hendak menghancurkan keseluruhan bangunan bersejarah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang sama sekali baru. Bagaimana kelanjutannya, kita nantikan saja beritanya!
More aboutBangunan Bersejarah Milik Abramovich

Share

Tips dan Artikel. Diberdayakan oleh Blogger.