Tampilkan postingan dengan label obat kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat kanker. Tampilkan semua postingan

Mengolah Daun Sirsak untuk Obat Kanker

Daun Sirsak merupakan tanaman obat yang memiliki manfaat sebagai obat kanker. Hal tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi, karena sudah banyak penelitian kesehatan tentang manfaat daun sirsak. Menurut sumber wikipedia.org, sekitar tahun 1965, berbagai studi para ilmuwan membuktikan ekstrak daun sirsak memiliki khasiat yang lebih baik dari kemoterapi, bahkan ekstrak tersebut bisa memperlambat pertumbuhan kanker. Pada tahun 1976, National Cancer Institute telah melakukan penelitian ilmiah dan hasilnya menyatakan batang dan daun sirsak efektif menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker. Ini karena kandungannya yang sangat tinggi senyawa proaktif bagi tubuh, ini jarang ditemukan pada buah lainnya.

Negeri Ginseng Korea juga tak kalah dalam masalah penelitian, setelah melakukan penelitian mereka menemukan bahwa ada satu senyawa kimia yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar serta 10.000 kali lebih berpotensi sebagai obat kemoterapi yang ditemukan dalam sirsak. Namun dibalik khasiatnya itu ternyata senyawa ini selektif memilih sel target kanker sehingga tidak merusak sel-sel yang sehat.
Mengolah Daun Sirsak

Pengolahan daun sirsak untuk menjadi obat kanker tidak begitu sulit, ada beberapa cara untuk memanfaatkan daun sirsak ini agar berguna sebagai obat kanker. Berikut ini beberapa cara mengolah daun sirsak untuk obat kanker.
  • Pilihkan sekitar 10-15 helai daun sirsak segar yang sudah tua. Rebus daun sirsak bersama 3 gelas air, sampai air tinggal 1 gelas rebusan. Bila anda memiliki kendi atau alat untuk merebus yang terbuat dari tanah liat ( tembikar ) lebih disarankan. Hal ini dapat menjaga agar kandungan yang terdapat pada daun sirsak dapat lebih terjaga. Minum 2 kali sehari selama 1 bulan.
  • Bila menggunakan daun sirsak kering dapat menggunakan 10-15 helai daun yang direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Alat untuk merebus tetap disarankan menggunakan alat rebus yang terbuat dari tanah liat. Minum 2 kali sehari selama 1 bulan.
  • Cara lainnya untuk mengolah daun sirsak untuk obat kanker adalah dengan cara memblendernya.  Ambil 3-5 lembar daun sirsak segar yang sudah tua, potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil. Blender dengan mencampurkan 1/4 gelas air hangat, setelah halus segera masukkan kedaalam yang tertutup rapat dan tambahkan 1 gelas air panas dan aduk sampai merata. Setelah 10-15 menit saring untuk mengambil sari pati daun sirsak dan segera minum selagi hangat.
Daun sirsak memiliki manfaat untuk mengobati kanker, ternyata obat kanker yg murah dan mujarab tersedia di sekitar kita dan murah. Semoga artikel kesehatan ini dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkannya.
More aboutMengolah Daun Sirsak untuk Obat Kanker

Obat Kanker Alami dengan Daun Sirsak

Obat Kanker Alami dengan Daun Sirsak - Sirsak atau nangka belanda adalah tanaman yang dibawa pada saat zaman belanda yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman sirsak terutama pada Daun Sirsak memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan terutama sebagai obat alami penyakit kanker. Daun sirsak bekerja secara alami, aman dan efektif, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang sering terjadi menggunakan terapi kemoterapi.

Manfaat Daun Sirsak untuk Obat Kanker juga dibuktikan dengan beberapa penelitian, sebelum tahun 1970 banyak ilmuwan membuktikan ekstrak pohon sirsak berkhasiat lebih baik dari kemoterapi bahkan dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. National Cancer Institut pada tahun 1976 menyatakan batang dan daun sirsak berfungsi untuk menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker. Penelitian yang dilakukan di Korea menemukan dalam sirsak ada satu sel senyawa kimia  yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar dan 1000 kali lebih efektif sebagai obat kemoterapi. Dan studi terakhir yang dilakukan berhasil menemukan manfaat daun sirsak sangat efektif untuk kanker prostat, pankreas dan paru-paru.


kandungan acetogeninns pada Daun Sirsak dapat membunuh sel-sel tumor dan tanpa menggangu sel-sel tubuh lainnya yang sehat. Daun sirsak memiliki fungsi untuk menahan pertumbuhan bakteri, virus, parasit yang dapat menimbulkan pertumbuhan tumor, khasiat lainnya dari daun sirsak juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Penelitian yang dilakukan di Korea menemukan dalam sirsak ada satu sel senyawa kimia  yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar dan 1000 kali lebih efektif sebagai obat kemoterapi. Dan studi terakhir yang dilakukan berhasil menemukan manfaat daun sirsak sangat efektif untuk kanker prostat, pankreas dan paru-paru.
More aboutObat Kanker Alami dengan Daun Sirsak

Tanaman Obat Alami untuk Kanker

Tanaman Obat Alami untuk kanker - Indonesia adalah negara yang beriklim tropis yang mendukung keanekaragaman tumbuhan yang beragam. Salah satunya terdapat banyaknya ragam tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Keanekaragaman tanaman kesehatan yang dimiliki Indonesia menjadikan banyak orang mulai membudidayakan tanaman tersebut. Salah satu manfaat dari tanaman obat adalah sebagai Obat Kanker, dimana kanker adalah salah satu penyakit mematikan di dunia.

Berikut ini beberapa daftar tanaman obat alami untuk kanker :
Daun sirsak mampu memperlambat dan membunuh sel kanker, hal karena kandungan acetogeninns yang dapat membunuh sel-sel kanker dan tanpa menggangu sel-sel tubuh lainnya yang sehat. Daun sirsak bekerja secara alami, aman dan efektif, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang sering terjadi menggunakan terapi kemoterapi.

2. Keladi Tikus
Di Indonesia sudah banyak penelitian dilakukan atas tanaman ini. Dr. Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB menemukan bahwa ekstrak Keladi Tikus dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin (enzim yang diduga sebagai promotor perkembangan kanker). Tak kalah menarik adalah hasil penelitian dari Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang membuktikan ektrak daun Keladi Tikus memotong rantai DNA sel kanker sehingga menggagalkan sel kanker berkembang.

3. Sarang Semut
Kandungan flavonoid dalam Tumbuhan Sarang Semut berfungsi melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.Beberapa jenis kanker yang dapat disembuhkan dengan sarang semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.


4. Jahe
Peneliti asal India Y.Sukha dan M.Singh  telah berhasil mengidentifikasi beberapa senyawa yang berfungsi sebagai anti kanker. Senyawa tersebut diantaranya vallinoid, gingerol, paradol, shogaol, dan Zingeron.






5. Akar Kuning
Baru-baru ini ditemukan tanaman anti kanker di hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tanaman yang ditemukan oleh peneliti asal Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Solo, Sulanjari itu adalah Akar Kuning (Arcangelicia flava). Tumbuhan itu berkhasiat obat anti malaria dan mengandung anti kanker, dan tanaman ini masih dalam penelitian untuk mengetahui manfaat lainnya.





Dengan semakin banyaknya ditemukan tanaman herbal / kesehatan untuk penyakit kanker, diharapkan hal ini menjadi titik cerah bagi para penderita penyakit kanker dalam mencapai kesembuhan. tentu saja dengan cara yang alami dan aman.
More aboutTanaman Obat Alami untuk Kanker

Daftar Makanan yang Dapat Mencegah Kanker Payudara

Tips dan Artikel - Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang ditakuti wanita. dalam beberapa kasus faktor genetik merupakan faktor penyebab. Tetapi banyak hal lain yang dapat memunculkan penyakit tersebut seperti gaya hidup dan faktor makanan yang dikonsumsi.

Berikut ini tips dan artikel kesehatan makanan pencegah kanker payudara.
Pic : Ist


1. Tomat
Tomat banyak mengandung likopen yang berkhasiat menurunkan resiko kanker payudara.
2. Alpukat
Alpukat tinggi akan kada asam oleat yang bermanfaat mencegah kanker payudara.
3. kunyit
beberapa penelitian terhadap tikus, kunyit dapat membantu mencegah penyebaran kanker payudara.
4. Blueberry
Menurut studi, fitokimia pada blueberry dapat menghentikan pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara.
5. Teh hijau
Minum teh hijau menurun resiko kanker payudara dan mencegah penyebaran pada wanita yang sudah terkena, hal ini karena zat EGCG yang terkandung dalam teh hijau.
6. Bawang putih
Studi menunjukan bawang putih dapat menghilangkan sel sel kanker payudara. Memasak bawang putih dengan daging dapat mengurangi kadar kasrsinogenik dalam daging yang dapat menyebabkan kanker payudara.
7. Brokoli
brokoli mengandung indol-3-karbonal yang melawan kanker payudara dengan mengubah estrogen yang menyebabkan kanker menjadi zat pelindung mencegah kanker.
8. Kembang kol
Seperti brokoli mengandung indol-3-karbonal
9. Buah Delima ( pome )
Penelitian di Israel menunjukan jus delima dapat menghancurkan sel-sel kanker payudara dan mencegah munculnya sel-sel baru.
10. bayam
Studi membuktikan wanita yang mengkonsumsi bayam dua kali semingu memiliki setengah resiko kanker payudara dibanding yang tidak mengkonsumsi.
11. Jeruk Bali
Studi menunjukan Jeruk bali dapat menghambat sel kanker payudara berkembang biak.
12. Rumput Laut
rumput laut dapat menurunkan kadar estradiol dan memiliki sifat phytoestrogenic. Rumput laut mengandung chlorophylones, asam lemak yang membantu mencegah kanker payudara.

Itulah beberapa daftar makanan yang dapat membantu mencegah kanker payudara. Gaya hidup sehat serta didukung makanan yang sehat dapat mencegah kita dari munculnya kanker payudara.-dboen-
More aboutDaftar Makanan yang Dapat Mencegah Kanker Payudara

Pria Lebih Mudah Terkena Kanker kulit

Pic : Ist
Tingkat antioksidan kulit yang lebih rendah menjadi pria lebih rentan terserang kanker kulit dibanding wanita. Hal ini disampaikan peneliti dari The Ohio State University Comprehensive Cancer Center di laman timesofindia.com, Kamis (8/12).

Para peneliti menemukan tikus jantan memiliki kulit yang tingkat antioksidannya lebih lebih rendah di banding tikus betina. Antioksidan merupakan protein yang biasa disebut juga katalase, yang bisa menghambat kanker kulit dengan cara pembersihan hidrogen peroksida.

Kanker kulit umumnya disebabkan karena sengatan matahari yang bisa membuat kulit rusak. "Temuan menunjukkan bahwa perempuan memiliki perlindungan antioksidan lebih alami di banding kulit pria," kata pemimpin riset, Gregory Lesinski dan Tatiana Oberyszyn. Tim peneliti melakukan riset dengan menggunakan tikus berbulu yang berkembang karsinoma sel skuamosa kulit.

Paling umum manusia alami kanker kulit di saat terkena paparan sinar matahari. "Sebagai hasilnya, pria mungkin lebih rentan terhadap tekanan zat oksidatif di kulit, yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit pada pria dibandingkan dengan wanita," kata Lesinski.

Para peneliti juga menemukan obat tersebut dengan katalase topikal yang bisa menghambat migrasi sel dalam menekan kulit yang terpapar UVB. Hal ini menunjukkan bahwa masuknya sel-sel pada laki-laki mungkin disebabkan relatif lebih rendah aktivitas katalase kulitnya. Bahkan, tikus jantan dengan UVB yang diinduksi tumor kulit, memiliki lebih 55 persen dari sel-sel penekan di kulit dibanding dengan rekan perempuan mereka.

"Pria menghadapi risiko yang lebih tinggi dari berbagai jenis kanker, dan tingkat yang relatif lebih tinggi dari sel-sel myeloid inflamasi mungkin berkontribusi terhadap kerentanan ini," tambah Oberyszyn yang mempublikasikan penelitiannya dalam Journal of Investigative Der.
sumber : -kesehatan.liputan6.com-
More aboutPria Lebih Mudah Terkena Kanker kulit

Obati Kanker dengan Ekstasi

Beberapa peneliti di Inggris mengungkapkan mereka sedang menyelidiki apakah obat yang digandrungi pecandu klub malam, ekstasi, dapat efektif dalam menyembuhkan penderita kanker darah.

Beberapa ilmuwan di University of Birmingham di bagian tengah Inggris mengatakan bentuk obat itu yang sudah diubah mendorong kemampuannya untuk menghancurkan sel kanker sampai 100 kali lebih kuat.

Enam tahun lalu, beberapa peneliti mendapati kanker yang menyerang sel darah putih tampaknya bereaksi pada obat tertentu pada"psikotropika".

Semua itu meliputi obat penurun berat tubuh, anti-depresan jenis Prozac, dan derivatif amphetamine seperti MDMA --yang oleh masyarakat umum dikenal sebagai ekstasi, Jumat (19/8).

Para ilmuwan di Birmingham mengatakan temuan mereka sejak itu dapat mengarah kepada turunan MDMA yang kini digunakan dalam percobaan pada pasien. Turunan tersebut dapat efektif dalam mengobati kanker darah seperti leukemia, limfoma, dan myeloma.

"Ini adalah tahap lanjutan yang menarik ke arah pemanfaatan bentuk MDMA yang diubah guna membantu orang yang menderita akibat kanker darah," kata Profesor John Gordon, dari School of Immunology and Infection di University of Birmingham, sebagaimana dikutip AFP.

"Meskipun kami tak bermaksud memberi orang harapan palsu, hasil penelitian ini memiliki potensi bagi peningkatan pengobatan dalam beberapa tahun ke depan," katanya.

Tim tersebut mendapati bahwa dosis MDMA yang diperlukan untuk mengobati tumor akan terbukti mematikan, sehingga mereka berencana mengisolasi kandungan pembunuh kanker pada obat itu.

Mereka sekarang meneliti cara membuat molekul MDMA mampu menembus dinding sel kanker dengan mudah.

Dokter David Grant, Direktur Sains di yayasan amal Leukaemia and Lymphoma Research --yang mendanai sebagian studi tersebut, mengatakan, "Prospek untuk bisa mengincar kanker darah dengan satu obat yang dibuat dari ekstasi adalah pernyataanyang sangat menggairahkan."

"Banyak jenis limfoma tetap sulit diobati dan obat non-toksik yang efektif dan memiliki dampak sangat diperlukan," tambahnya.

Temuan tersebut disiarkan di jurnal dua-bulanan Investigational New Drugs.
More aboutObati Kanker dengan Ekstasi

Share

Tips dan Artikel. Diberdayakan oleh Blogger.