Pentingnya Preventive Maintenance Alat Berat

Hampir semua orang sudah mengetahui tentang alat berat, meskipun mungkin hanya beberapa jenis saja yang dikenal, seperti excavator, crane atau forklift. Hal ini wajar saja, mengingat ketiga jenis alat berat ini adalah yang paling umum kita temui di kehidupan sehari-hari. Apalagi, jika disekitar kita sedang ada proyek pembuatan jalan ataupun gedung bertingkat. Nah, agar alat berat ini dapat selalu bekerja dengan maksimal, tentunya ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya yaitu kondisi suku cadang alat berat yang sedang digunakan. Melakukan preventive maintenance adalah salah satu cara yang umum dilakukan untuk menjaga agar alat berat selalu dalam kondisi baik dan siap untuk dioperasikan kapanpun.

Preventive maintence sendiri adalah sebuah perawatan yang dilakukan untuk mencegah adanya kerusakan yang cukup parah pada satu atau beberapa bagian alat berat. Saat melakukan preventive maintenance ini, kita mungkin saja mengganti suku cadang yang dirasa sudah waktunya untuk diganti, meskipun suku cadang tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Hal ini hanya akan dilakukan jika memang diperlukan. 

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa melakukan preventive machine menjadi hal yang yang penting untuk dilakukan, antara lain:
  • Mencegah kerusakan parah
Setiap suku cadang pasti akan memiliki batas usia pakai. Memaksa untuk tetap digunakan meskipun sudah melebihi batas waktunya, bisa beresiko menyebabkan kerusakan tidak hanya pada suku cadang itu saja, tetapi juga pada bagian lain yang berhubungan dengan suku cadang tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak pada membengkaknya biaya yang harus kita keluarkan untuk perbaikan serta penggantian beberapa suku cadang yang rusak. Melakukan penggantian sebelum munculnya tanda kerusakan akan meminimalis kerusakan pada bagian lain, sehingga tidak akan berdampak pada membengkaknya biaya perbaikan.
  • Meminimalisir kecelakaan kerja
Melakukan preventive maintenance secara rutin akan memastikan bahwa kondisi mesin dalam keadaan baik dan siap beroperasi, sehingga akan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Khususnya, jika kecelakaan ini terjadi akibat dari komponen alat berat yang tidak bekerja secara sempurna.

Dengan melakukan hal ini sebelum mengoperasikan alat berat secara rutin, maka kondisi alat berat akan selalu siap untuk digunakan dan proyek yang sedang dilakukan akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan. (Vita)

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar

Share

Tips dan Artikel. Diberdayakan oleh Blogger.