Tips Menata Toko Furniture

Bisnis mebel dan furniture merupakan bisnis yang tidak pernah mati. Sampai kapan pun, tampaknya semua orang membutuhkan keberadaan toko ini untuk menghias dan mempercantik hunian mereka. Seberapa pun tren properti berubah, kebutuhan masyarakat akan kehadiran toko mebel Jakarta pastinya tidak akan pernah surut.

Bagi Anda yang sedang melirik bisnis furniture atau bahkan sedang berusaha menjalaninya, penataan interior showroom Anda tidak bisa dipandang sebelah mata, lho. Pasalnya, untuk menarik perhatian konsumen, Anda harus cerdik-cerdik memainkan konsep interior yang bisa mencuri tatapan publik. Entah itu memainkan warna, mengangkat tema yang tidak biasa, atau lain sebagainya.
  1. Buat kelompok-kelompok kecil dari furniture yang Anda jual. Untuk menghindari kesan penuh dan berantakan dari showroom Anda, ada baiknya Anda mengelompokkan furniture berdasarkan jenisnya. Misalnya, tempat tidur dengan tempat tidur, sofa dengan sofa, dan lain seterusnya. Namun, jika Anda memang ingin menampilkan furniture secara utuh di sebuah ruangan, hal itu juga bisa dilakukan. Misal, Anda ingin menampilkan konsep kamar tidur secara utuh, lengkap dengan ranjang dan meja rias. Selain itu, Anda bisa menatanya sesuai dengan bahan pembuatan furnituree, misalnya mengumpulkan furniture yang terbuat dari bambu di satu lokasi, dan furnituree dari bahan lainnya di lokasi lain.
  2. Mainkan warna dan konsep pencahayaan. Baiknya, gunakan warna terang plus pencahayaan yang mumpuni juga untuk menambah kesan light dan bersemangat. Hindari warna gelap dan lampu yang temaram karena selain konsumen tidak bisa melihat dengan jelas, dikhawatirkan hal itu bisa membuat pengunjung merasa mengantuk.
  3. Perhatikan tata letaknya. Jika memungkinkan, Anda bisa menyewa jasa desainer interior untuk membantu menata letak furniture di showroom Anda. Pasalnya, menata sebuah ruangan tidak bisa dengan asal menata saja. Perlu pertimbangan dan pemahaman dari sisi estetika plus psikologi manusia untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau tidak memungkin, Anda bisa mempelajari toko-toko furniture yang sudah lebih dulu berdiri dan melihat cara penataannya.

Selain tiga hal di atas, yang harus diperhatikan untuk membuat toko furniture Anda ramai dikunjungi oleh konsumen adalah kesan positif yang ditampilkan. Hal ini tidak kalah penting, sebab ketika seseorang sudah merasakan ambience positif di rumah Anda, maka bukan tidak mungkin jika ia akan kembali lagi untuk berbelanja di lain kesempatan. Selamat mencoba!

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar

Share

Tips dan Artikel. Diberdayakan oleh Blogger.