Membayar Pajak Tetapi Tak Jujur

Globalisasi membuat perusahaan-perusahaan besar untuk merancang skema bisnisnya. Termasuk melakukan kegiatan merancang produk-produknya di negara A, manufaktur di negara B, tes produk di negara C, hak paten di negara D hingga menetapkan hak pemasaran untuk anak perusahaan di negara E. Struktur seperti ini juga memberikan keleluasaan bagi perusahaan dalam mengalokasikan uangnya. Sebab, sekitar 60 persen perdagangan dunia melakukan transfer internal untuk perusahaan global. Cara ini membuka kesempatan bagi suatu perusahaan untuk 'memindahkan' keuntungannya lintas negara.

Transfer pricing memungkinkan perusahaan besar seperti Oracle Corp, Pfizer Inc hingga Forest, menghindari pajak secara hukum dengan cara mengkonversi pajak penjualan satu negara ke negara lain. Sebenarnya, perusahaan-perusahaan tersebut membayar pajak, tetapi belum jujur sepenuhnya. Umumnya, jumlah pajak yang disetor lebih rendah dari jumlah yang harus dibayarkan kepada pihak pajak.

Christian Aid memperkirakan negara-negara berkembang mengalami kerugian lebih dari 160 miliar US Dollar dari penerimaan pajak setiap tahunnya, terutama melalui strategi transfer pricing. Akibatnya, pemerintah tak bisa memberikan fasilitas umum kepada masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, sanitasi, transportasi dan kebutuhan lainnya.

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar

Share

Tips dan Artikel. Diberdayakan oleh Blogger.